Daerah tempat tinggal masa kecil saya termasuk di tengah kota besar , tepatnya di bilangan Karet Belakang , dibelakang Jalan Protokol Jend. Sudirman ,JAKARTA SELATAN. Walau demikian “makhluk halus” tidak ragu untuk muncul ke dunia nyata ini tanpa melihat waktu dan lokasi.
Kejadian ini terjadi kira-kira tahun 1977 – saat itu saya masih balita. Cerita ini saya peroleh dari ibu saya setelah saya beranjak dewasa. Walaupun tahun 70 an itu sudah ada Proyek Husni Thamrin, tapi saat itu Jakarta belum seramai sekarang. Gedung-gedung pencakar langitpun belum sebanyak sekarang ini. Saat itu Jakarta sedang membangun. Gedung tinggi yang ada di dekat rumah saya itu baru Sahid Jaya Hotel dan Wisma Metropolitan I.
Rumah penduduk di belakang Gedung Wisma Metropolitan juga masih luas. Kebanyakan adalah penduduk asli ( Betawi) yang menempati tanah warisan leluhur. Kalaupun ada pendatang,mereka adalah non pribumi yang juga sudah turun temurun tinggal disana.
Kejadian ini terjadi kira-kira tahun 1977 – saat itu saya masih balita. Cerita ini saya peroleh dari ibu saya setelah saya beranjak dewasa. Walaupun tahun 70 an itu sudah ada Proyek Husni Thamrin, tapi saat itu Jakarta belum seramai sekarang. Gedung-gedung pencakar langitpun belum sebanyak sekarang ini. Saat itu Jakarta sedang membangun. Gedung tinggi yang ada di dekat rumah saya itu baru Sahid Jaya Hotel dan Wisma Metropolitan I.
Rumah penduduk di belakang Gedung Wisma Metropolitan juga masih luas. Kebanyakan adalah penduduk asli ( Betawi) yang menempati tanah warisan leluhur. Kalaupun ada pendatang,mereka adalah non pribumi yang juga sudah turun temurun tinggal disana.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar